00:00

Posted in Uncategorized on July 14, 2009 by tomandtyke

83 44+berpesta dalam sebuah hunian ramai. sandiwara menggelak tawa. hijau hunian sepi. diam hening suasana. tak terasa rapat terbuka. terkuak yang tersembunyi. sembunyi dalam derita. sembunyi dalam luka. 0000000000binarycode.000000 binary code.000000 binary code.. 33-o777-mmm444d…. It’s just a writing I wrote in different way. Oh no!!! goldylock is in a house. germo menghampiri. menyelimuti kabut awan. lalu berjalanlah elmo, big bird, dan oscar. jalan jalan berjalan. jalan jalan berjalan. germo tak kunjung pergi. goldylock menemani. minum secangkir teh dingin. minum. minum. minum. 83 44. ini bukan piala citra. bermain dalam nyata. aktor dalam bungkam-bersilat lidah.

Tersembunyi

Posted in Uncategorized on July 8, 2009 by tomandtyke

Yang tersembunyi tidaklah kau tau

Yang tampak belum tentu nyata

Yang terdengar belum tentu benar

Yang terasa belum tentu ada

Fana

Semua tipuan belaka

Hanya Dia Yang Maha Tahu

Rahasia di balik semua

Terbangun

Posted in Islam on July 8, 2009 by tomandtyke

Terbangun aku tersadar

Kata-kata indah terangkai rapi penuh makna

Hikmah yang tersembunyi kini bersandar di sanubari

Nasehat adalah obat

Penyejuk jiwa yang gelisah

 

Hidayah adalah mahal

Janganlah kau tukar dengan yang murah

 

Rahmat Ilahi adalah mahal

Dunia ini adalah murah

Maka janganlah kau tukar agama dengan dunia

Hindarilah jalan yang sesat

Niscaya kau selamat

Hidup penuh rahmat

RIK & COSO

Posted in Uncategorized on July 1, 2009 by tomandtyke

RIK emang tob markotob. RRN juga mantab.

boyband

Posted in Uncategorized on June 24, 2009 by tomandtyke

:2″@

Curhat ke Mamah Dedeh – Book Review

Posted in Islam on June 14, 2009 by tomandtyke
Curhat ke Mamah Dedeh

Curhat ke Mamah Dedeh

Buku ini berisi tanya jawab antara Mamah Dedeh (penceramah agama Islam ternama) dengan para penanya atas berbagai persoalan kehidupan, terutama persoalan rumah tangga.  Mulai dari masalah suami yang “hobi” berselingkuh, poligami, istri yang suka dugem, bahkan hingga persoalan fiqih sehari-hari. Semua dijawab oleh Mamah Dedeh berdasarkan Alqur’an dan Hadits dengan bahasa yang mudah dipahami, lugas, blak-blakan tanpa menyinggung perasaan.

Yang paling saya suka dari buku ini adalah nama penanya tidak dimunculkan sehingga aibnya tertutupi. Mamah Dedeh menganjurkan kita lebih banyak berpikir ke depan dan tidak mengambil keputusan untuk jangka pendek. Dari jawaban-jawaban yang beliau berikan, beliau senantiasa menganjurkan agar kita mengandalkan Allah dalam segala urusan. Maksudnya, sebelum mengambil keputusan kita harus lihat dulu apakah Allah ridha atau tidak. Jika Allah tidak ridha atas keputusan yang akan kita ambil, maka janganlah mengambil keputusan itu. Segala sesuatu yang menggelisahkan hati itu adalah dosa dan menjaukan diri dari ridha Allah. Segala sesuatu yang merusak diri sendiri adalah dosa dan bikin jauh dari ridha Allah. Carilah keridhaan Allah, niscaya hati tentram senantiasa. Jika inginkan keluarga sakinah (tentram), dan diberkahi Allah, maka sandarkan Allah dalam segala urusan. Mulakan segalanya dengan bismillah.

Professional Judgment

Posted in Audit on June 8, 2009 by tomandtyke

You’ve heard this words many times in accounting ethic standard books. But sometimes you have no idea what it is or how to use it. Well… professional judgment is how you make decision derrived from your professional education, training, and experience. Some says it equals to sixth sense. For me, it’s how you get the big picture. It’s logical. Nothing dealt with sixth sense. When you’re facing with anomalies, the non-sense thing may looks logical. But when you see it from the 360 degrees view, you’ll know that it’s a red flag.

However, not  everyone knows how to use the professional judgment. Maybe sometimes our professional judgment has reminded us about the red flag but we tend to ignore it due to other distracting thoughts. That will make us not aware of what we’re facing with.

To maximize your professional judgment, you have to stay focused. Have a clear mind, don’t let personal feelings or personal biased distract you. Stay healthy, do some sport, eat nutritious food, grab some good books, avoid unnecessary activities. Don’t let yourself get sick. You have to stay healthy to get a clear mind.  Get some training, and jump to the river. I mean, you have to practice yourself using your professional judgment in every phase of engagement. If you never use it, you’ll never sharpen it.

Remember: stay focused, clear mind, maintain yourself healthy, get some knowledge, and See the BIG picture.

Reasons Why Auditor Cannot Detect Financial Statement Fraud

Posted in Audit with tags , on May 20, 2009 by tomandtyke
  1. Scope Limitation, this include prohibition in doing corroborative inquiry, limitation  of access to required data
  2. Auditor lack of professional skeptism
  3. Auditor may choose the wrong sample
  4. Auditor is having lack of accounting knowledge
  5. Auditor is having lack of experience
  6. Lack of audit trail
  7. The evidence is seemed to be true (falsified evidence)

if u need further explanation, please email me alfri_n at yahoo.com

Lepas Dari Kesulitan

Posted in Islam on May 16, 2009 by tomandtyke

(Re-posted based on blog visitor’s request)

Setiap yang bernyawa tak kan lepas dari kesulitan dalam hidup. Mulai dari yang terkecil: sulit membuka botol minuman, sulit mengerjakan pr, hingga kesulitan hidup yang berat: dililit hutang, anak narkoba, suami selingkuh, dan lainnya. Pada hakikatnya manusia menghendaki hidup yang lancar-lancar saja, tak ada kesulitan. Namun, tanpa kesulitan kita tidak akan pernah belajar untuk menjadi seseorang yang lebih baik. Misalnya, seseorang yang pernah ditipu akan lebih berhati-hati dibanding orang yang belum pernah ditipu. Kesulitan itu ibarat ujian yang apabila kita dapat melaluinya dengan baik, maka Insya Allah kita akan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan lebih baik.

Berikut ini adalah tips agar terlepas dari kesulitan:

Kembali kepada Allah. Setiap kejadian di langit dan di bumi terjadi atas kehendak  Allah. Hari ini kita bisa bernafas pun itu kehendak Allah. Segala kesulitan dan kemudahan yang menimpa kita adalah kehendak Allah. Sendal jepit kita putus pun itu kehendak Allah. Semua skenario kehidupan kita itu Allah yang atur. Maka kembalikanlah semuanya kepada Allah Subhanahuwata’alaa. Allah Subhanahuwata’alaa Maha Mengetahui langit dan bumi, Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Kita manusia hanya memiliki pengetahuan sedikit sekali. Apa yang terbaik menurut kita, belum tentu baik bagi Allah Ta’alaa. Maka, hendaklah kita ikhlas atau ridho atas apa yang menimpa diri kita. Insya Allah dengan ikhlas, maka hati kita menjadi lebih legowo, lebih lapang dada, dan menjadikan kita lebih kuat menghadapi tantangan hidup.

Tiada kesulitan yang menimpa seorang mukmin kecuali Allah akan hapus dosa-dosanya. Maka tidaklah perlu kau bersedih hati atas kesulitan yang menimpamu. Boleh jadi kesulitan itu justru akan menghapus dosa-dosamu. Dan ingatlah bahwa tiada manusia luput dari dosa, bahkan seorang kiayi pun. Maka janganlah mengeluh, meski ini berat. Meski, misalnya suami selingkuh, anak narkoba, suami koret ngajejengket (pelit kebangetan),  lebih baik diam saja. Simpan saja dalam hati, meski ini berat. Jika kita cerita-cerita sama orang atas kesulitan kita, maka kita belum ridho atas keputusan Allah pada kita. Itu artinya kita protes sama Allah. Jika kita cerita-cerita kesulitan kita, belum tentu orang lain mau membantu kita, dan menjaga rahasia kita. Ada saja manusia yang justru senang dengan penderitaan kita. Karena kita tidak bisa mengetahui hati manusia. Lain halnya jika kesulitan itu menyangkut maslahat orang banyak, maka perlu dimusyawarahkan. Tapi jika menyangkut hal pribadi, lebih baik diam saja. Curhatnya sama Allah saja. Berat memang, apalagi bagi perempuan. Saat kita curhat sama Allah, saat itu kita menjalankan “Iyyaa kana’budu wa iyyaa kanasta’iin” (Hanya kepada Mu-lah aku menyembah, dan hanya kepada Mu-lah aku memohon). Karena kalau kita curhat ke manusia, jawabannya belum tentu terbaik untuk kita. Kalaupun mau curhat, lebih baik tanya kepada seorang alim ulama atau orang yang bertaqwa. Karena ia akan menjaga rahasia kita, dan memberikan jawaban yang akan menenangkan hati kita, memberi kita jalan menuju taqwa, lebih dekat kepada Allah.

Senantiasa beristighfar. Manusia tak luput dari dosa. Hari ini tobat, besok kumat. Pagi tobat, sore kumat lagi, dan seterusnya. Senantiasalah beristighfar, mohon ampun kepada Allah dari lubuk hati yang paling dalam mengakui bahwa kita telah banyak dosa sama Allah, mendzolimi diri kita, dan makhluk Allah lainnya. Mungkin kadang kita nggak ngeh kalo apa yang kita lakukan itu menyakiti orang lain atau makhluk lainnya (pohon, semut, jin, dll). Maka dari itu, senantiasa istighfarlah. Barangsiapa yang beristighfar, maka Allah akan lepaskan dia dari kesulitan. Usahakan pikiran jangan bengong, tapi terus dzikir. Apa saja dzikirnya, tapi lebih utaam istighfar. Di angkot, di pasar, di kantor, bahkan lagi ngobrol sama orangpun, kita dianjurkan istighfar terus dalam hati. Jika belum bisa dalam hati, lidah beristighfar tapi hati juga mengikuti.

Senantiasa berbuat kebajikan. Kebajikan yang kita lakukan Insya Allah akan menghapus keburukan kita. Perbanyaklah sedekah, karena sedekah itu menolak bala, mendatangkan keberkahan hidup, menenangkan hati, menghapuskan dosa. Jika tak mampu sedekah uang, sedekah tenaga.

Birrul Walidain (Berbakti Pada Orang Tua & Mertua). Ridho Allah ada di tangan orang tua. Orang tua di sini termasuk mertua kita. Namanya anak juga tak pernah luput dari salah kepada orang tua mulai dari gak mau disuruh ke warung beli minyak goreng sampai bertengkar hebat dengan orang tua. Jangan pernah sekalipun kita bentak orang tua. Sepandai-pandainya orang, setinggi-tingginya jabatan, takkan berkah hidup jika tidak berbakti pada orang tua. Jika kita ada beda pendapat sama orang tua, sampaikanlah dengan tenang dan lemah lembut. Hargai pendapat mereka meskipun berbeda pandangan dengan kita. Meskipun, katakanlah mertua kita judes, jutek tek terektektek, tetap kita harus baik pada mereka. Kalau sudah bekerja, sisihkan uang untuk diberikan kepada orang tua, meskipun cuma 50 ribu atau 100 ribu. Insya Allah lebih berkah daripada kita beliin baju mahal di mall. Jika belum mampu kasih uang ke orang tua, setidaknya kita bisa menuruti apa kehendak orang tua selama itu tidak bertentangan dengan agama Islam. Orang tua capek, ya pijitin. Orang tua pulang dari kantor, bawain tas nya, siapin minuman & makanan. Orang tua bilang gak boleh dugem, ya turutin. Kadang yang repot bagi anak muda jaman sekarang jika orang tua beda pendapat tentang pasangan hidup yang dipilih oleh anak. Maka dari itu, jangan pernah kita cerita yang jelek-jelek tentang calon kita sama orang tua. Boleh kita perjuangkan calon pasangan kita, tapi perjuangkan dengan cara yang baik, menjelaskannya lemah lembut dan tenang. Tak boleh sampai bikin pertengkaran hebat, tak boleh sampai bikin orang tua meneteskan air mata. Orang tua kita pasti punya alasan kuat mengapa kita tidak boleh dengan si calon pasangan hidup kita ini. Karena orang tua tau yang terbaik untuk anaknya, dan lebih berpengalaman dari kita. Jika orang tua keukeuh tidak merestui, ya jangan dilanjutkan. Jangan pernah berpikir ”ah nanti juga kalau saya punya anak,  orang tua akan luluh hatinya”. Tidak boleh. Karena begitu orang tua kita sakit hati dan mengadukan nasibnya kepada Allah, maka cepat sekali pembalasannya di dunia. Orang yang dizholimi lebih cepat terkabul doanya, apapun agama yang dianutnya. Orang tua yang beragama apapun, yang dizholimi anaknya, maka Allah akan cepat mengabulkan doa orang tua tersebut pada anaknya. Takkan berkah hidup anak yang durhaka pada orang tua.

(1/2)

3 T

Posted in Uncategorized on May 2, 2009 by tomandtyke

Harta, Tahta, Wanita.